PERKUNJUNGAN PENDETA EMERITUS LINGKUP KLASIS ROTE BARAT DAYA

SALAH satu program pelayanan Klasis Rote Barat Daya tahun 2017 yang ditetapkan di Jemaat Renekona Malole, Mata Jemaat Sion Namodale adalah perkunjungan dan pelayanan diakonia bagi pendeta emeritus pada lingkup pelayanan Klasis Rote Barat Daya. Program ini dilaksanakan bersamaan dengan ulang tahun dari masing-masing pendeta emeritus yang dikunjungi; yakni tiga orang pendeta emeritus: Pdt. Emr. Yuliana Riwu Rohi-Oktavianus,  Pdt. Emr. Daniel Lazarus Rondo, dan Pdt. Emr. Ayub Malelak. Selasa, 2 Mei 2017 menjadi waktu yang membahagiakan bagi keluarga besar Rondo dan Klasis Rote Barat Daya karena sukacita ulang tahun Pdt. Emeritus Daniel Lazarus Rondo yang ke-70 yang berdomisili di Oetefu, Rote Barat Daya.

Suasana bahagia, haru, dan akrab dirasakan oleh seluruh mereka yang hadir dalam perayaan ini. Dalam pantauan, hampir  seluruh keluarga besar Pdt. Emr. Daniel Rondo dan keluarga besar Klasis Rote Barat Daya hadir dalam acara tersebut. Istri, anak-anak, menantu, cucu-cucu, para pendeta, serta anggota majelis Klasis Rote Barat Daya mengambil bagian dalam perayaan di rumah Pdt. Emr. Daniel Lazarus Rondo.

 

SUASANA HARU SAAT PEMOTONGAN KUE ULANG TAHUN KE-70 PDT. EMR. DANIEL LAZARUS RONDO (KEDUA DARI KIRI). DISAKSIKAN OLEH ANAK-ANAK DAN CUCU-CUCU DAN DIPANDU OLEH BENDAHARA KLASIS ROTE BARAT DAYA PNT.NELCI FEOH-NALLE.[/caption]

            Dalam ibadah perayaan yang dipimpin oleh KMJ Petra Lidamanu Pdt. Yered Ledoh, perenungan Firman Tuhan terpilih dari Mazmur 92:13-16. “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh seperti pohon aras di Libanon, mereka yang ditanam di Bait Tuhan, akan bertunas di pelataran Allah kita. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar”, demikian kutipan ayat yang direnungkan oleh Pdt. Yered. Dalam pengalaman pelayanan bersama Pdt. Emr. Daniel Rondo, ayat Alkitab ini dihidupkan dalam kesaksian hidup Pdt. Rondo. “Opa Rondo betul-betul menjadi saksi atas ayat ini. Sampai masa tua pun opa tetap berbuah, terutama dalam pelayanan. Semakin tua semakin menjadi,” renung Pdt. Yered.  Lebih lanjut, Pdt. Yered mengilustrasikan hal tersebut dengan catatan tentang sebuah pohon mangga. “Ada sebuah pohon mangga yang ada pada tanah yang saya beli, menurut pemilik sebelumnya, pohon ini telah berusia sekitar 70 tahun. Saya jadi teringat akan usia hidup manusia. Namun satu hal yang unik dari pohon ini, dia terus berbuah, bahkan buahnya pun besar dan sarat pada usia yang tua,” ungkap Pdt. Yered. Suasana bahagia dan haru jelas terasa, saat anak-anak dan cucu-cucu menyanyikan pujian “Jejak-Mu Tuhan” dalam acara tersebut.

            Dalam perayaan tersebut, Pdt. Emr. Daniel Rondo berbagi pengalaman pelayanan dengan seluruh anggota keluarga Rondo dan keluarga besar Klasis Rote Barat Daya yang hadir. “Saya akan terus melayani Tuhan sampai akhir. Secara organisasi gerejawi, saya telah sampai pada batas akhir, yakni emeritus. Dalam kesaksian Alkitab, sebagai manusia, saya juga telah berjejak pada usia 70, yang artinya usia yang telah difirmankan Tuhan. Saya mulai masuk dalam masa-masa bonus dalam kehidupan. Namun, saya akan terus melayani,” ungkap Pdt. Emr. Daniel Rondo, yang dikaruniai seorang istri dan tujuh orang anak tersebut. Pdt. Emr. Daniel Rondo juga menegaskan prinsip pelayanannya, yang menjadi ilham namun juga refleksi pribadinya. “Seorang pendeta yang melayani di sebuah jemaat, harus menyatu dengan jemaat itu. Jika saat ia dimutasikan dan terjadi perpecahan dalam jemaat, yang menjadi jejak yang ia tinggalkan bagi pendeta penggantinya, maka bagi saya, pelayanannya tidak berhasil, seberhasil apapun ia ketika dimutasikan,” jelas Pdt. Emr. Rondo,  yang hingga saat ini masih aktif melayani sebagai Ketua UPP Persekutuan Doa pada lingkup Klasis Rote Barat Daya.

            Pada kesempatan tersebut, oleh KMK Rote Barat Daya Pdt. Tonias Nalle, diperkenalkan empat orang vikaris GMIT yang melayani di Klasis Rote Barat Daya selama dua tahun ke depan. Keempat vikaris tersebut adalah Vikaris Aletha Matak yang melayani di Jemaat Thie Timur Laut, Vikaris Solideo Koroh yang melayani di Jemaat Imanuel Nembralla, Vikaris Rena Mengga yang melayani di Jemaat Ebenhaezer Sedeoen, dan Vikaris Ferdy Manu yang melayani di Jemaat Kefas Oetefu. ** (FAD)

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>